|
Tak banyak gunanya
bercita-cita membentuk Indonesia sebagai bangsa, apabila kita
sendiri tidak tahu hendak ke mana. Buku ini dengan bijak menjadi
pandu ke arah mana kita perlu menuju.
Dr.
B. Herry-Priyono, STF Driyarkara
Belakangan ini, kita sepertinya mulai lupa membicarakan
Indonesia dari sudut pandang semangat dan kerangka utamanya,
yakni Republik. Kelupaan akan republik membuat kita merasa bahwa
tanpa perbuatan aktif dan sengaja untuk menjaga dan
memeliharanya, republik akan tetap ada sepanjang masa. Padahal,
secara perlahan kita mulai kehilangan berbagai pegangan
fundamental menyangkut proyek hidup bersama sebagai bangsa.
Buku pengantar ini berupaya menghadirkan kembali semangat dan
pemahaman akan republik ke tengah-tengah kita, agar kita bisa
seyakin para pendiri negeri ini
mengapa bentuk republik yang dipilih dan bukan yang lain.
"Buku ini membuktikan semangat republik
tidaklah luntur, dan justru diperkuat secara teoretis maupun
praksis oleh generasi yang lebih muda.
Prof. Dr. Gumilar Rusliwa Somantri, dekan FISIP UI |