|
“Kisah menakjubkan
bagaimana seseorang dengan visi dan nilai-nilai yang tepat bisa
membuat kaum mapan mendengarkannya.” — John Elkington,
Guardian
Sebagai dosen ekonomi Universitas
Chittagong Muhammad Yunus merasa resah melihat kesenjangan
antara teori yang diajarkannya dengan realitas kemiskinan
sehari-hari di Bangladesh. Dan ia pun memutuskan keluar dari
ruang kelas untuk belajar langsung dari masyarakat miskin
pedesaan. Lahirlah ide-ide cemerlang pengentasan kemiskinan yang
sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini.
Ikutilah pergulatan mengharukan Yunus dan Grameen Bank dalam
memberdayakan masyarakat miskin, membela hak-hak kaum perempuan
yang selama ini diabaikan, melawan kelambanan birokrasi,
kekolotan sikap keagamaan, kekakuan cara berpikir akademis,
dan kesewenang-wenangan lembaga
keuangan internasional seperti Bank Dunia.
WAJIB DIBACA OLEH SETIAP AKADEMISI,
AKTIVIS, DAN PENGAMBIL KEBIJAKAN.
Dilengkapi kata pengantar Robet M.Z.
Lawang (Guru Besar Sosiologi Modern
FISIP Universitas Indonesia) |